02 January 2021
Maksimalkan Ikhtiar dan Lengkapi dengan Doa
08 September 2020
Keep Learning –if You want to Change to Become Better
If you’re stupid when you were young, there’s a chance you grow up to become stupid old man –if you don’t change along the way-.
If you’re mean, ignorance, stubborn, harsh, selfish, cruel, bully, or enjoy treating people bad when you were young, the same character will stick with you as your age added up –if you don’t do nothing about it-.
Becoming older doesn’t necessary make you wiser, better, knowledgeable person.
It required an effort to become a better man/women. Physical devotion, time allocation, financial spending, and most of the time: self-consciousness.
Learning, contemplating, taking input, acknowledging mistake we make; none of those sort kind of things are taken for granted.
Learning is never ending process.
The only thing that can stop us from learning, becoming better person is only one thing, our grave/death.
08 June 2020
Belajar dari Kelahiran Pancasila
Kesehatan Mental, Penting Juga Lho
Membangun Normal (ke Dalam) di Zaman Now
03 March 2020
Relieved to be Pulled out of Balikpapan
08 January 2020
Daftar S3 Ilmu Manajemen Unbraw
28 November 2019
Feel Blessed to be Part of Organization to Support Indonesia Development
12 November 2019
Pahlawan di Ujung Laut Lepas
08 October 2019
Berubah atau Mati
Dulu inget sekali, ada banyak anak-anak, ibu-ibu, atau bapak-bapak yang berdiri di pinggir jalan, mengacungkan jari 1 - menawarkan jasa joki 3 in 1 pada pengendara mobil yang hendak memasuki area terbatas.
Kini, pemandangan itu sudah tidak ada lagi.
Dulu, saya juga pernah jadi joki 3 in 1, semasa SMP. Sekedar mengisi waktu liburan sekolah, lumayan buat uang jajan, jadi pengalaman naik mobil.
Dalam hidup, banyak hal yang berkembang. Muncul menggantikan sesuatu. Bisa jadi ada dampak yang mungkin merubah kehidupan seseorang -misalnya penghasilan para joki itu-.
Contoh lainnya misalnya pengemudi taksi konvensional yang terdesak taksi online. Penghasilan pastinya menurun, drastis. Penjualan offline yang terdorong keberadaan online marketplace. Dst.
Dalam hidup, kita harus terus berkembang. Lebih baik setiap saat.
Jangan pernah merasa puas diri. Nyaman dengan kemapanan. Lalu berhenti berkembang. Berhenti bergerak.
Karena sekali kau berhenti, siap-siap dilindas perkembangan zaman. Lalu mati. Tanpa seorangpun peduli.
---000---
Cisarua, 8 Oktober 2019
Syamsul Arifin
18 September 2019
Apa yang Kamu Cari, Syamsul?
Apakah kekayaan, jabatan, atau ketenaran?
Apakah kau sudah putuskan apa yang akan kau cari di dunia ini? Sebab itulah yang akan jadi fokus perhatian, tempat mencurahkan tenaga, waktu, dan biaya.
Jika keridhoan-Nya yang jadi tujuan. Jika kejayaan Islam/kebangkitan Islam yang kamu tuju. Maka banyak hal tidak penting yang bisa kamu lewati.
Segala hal jadi remeh. Dunia jadi tak berarti.
Mungkin ini yang menjadikan sikap para sahabat begitu 'aneh'.
Tidak takut, tidak peduli pada banyak hal. Dan hanya takut, hanya peduli pada 1 hal: bagaimana pandangan Tuhan-ku terhadap apa yang kulakukan.
Mereka merasa dekat. Merasa selalu dalam pengawasan. Mencintai hal-hal yang mendekatkan diri kepada-Nya, dan menjauhkan diri dari hal-hal yang menjauhkan diri kepada-Nya.
Mereka begitu enak. Dekat dengan contoh teladan. Lihat banyak mukjizat dan keajaiban. Sedang kami jauh terpisahkan ruang dan waktu.
Cobaan mereka berbeda. Dan cobaan kamipun tidak kalah sederhana.
Teringat ketika pasca penaklukan Mekkah, ketika para mualaf mendapatkan ghanimah yang begitu banyak. Para sahabat ini berkeberatan hati dengan Nabi. Sampai-sampai Nabi perlu mengumpulkan merela dan menjelaskan kedudukan mereka di hati Nabi.
"Mereka pulang membawa harta, sedang kalian pulang membawa Nabi", itu sabda beliau, yang membuat hati mereka jauh lebih ridha dari sekedar harta remeh dunia.
Lalu, kamu pulang membawa apa Syamsul? Apakah ada yang menjaminmu, sedang mereka dijamin Nabi?
Padahal belum tentu kamu selamat dari cobaan dunia, belum pasti kedudukanmu di akhirat sana.
Maka, apa yang kamu cari, Syamsul..?
Ya Allah, ajari kami, bimbing kami, lindungi kami, dan berikanlah kami kedudukan yang tinggi di sisi-Mu dan di hati utusan-Mu?




