23 April 2019

Aisyah RA, contoh Kartini-ku

Lagi musim hari Kartini. Banyak organisasi yang mencoba menunjukkan contoh Kartini hebat masa kini yang ada. Di tempat kerja, di lingkungan sosial.

Role model memiliki peran yg besar dalam mendorong sikap, perilaku, dan pencapaian yang kita usahakan.

Saya tidak hendak bermaksud menyepelekan peran yang Kartini asli lalukan berpuluh tahun lalu di negeri ini.

Saya hanya mau mengangkat 1 contoh luar biasa "Kartini" yang seharusnya jadi panutan sejati.

Ibunda kaum muslimin, istri Nabi Muhammad SAW, Aisyah radiyallahu anha (semoga Allah meridhainya).

Dikisahkan suatu ketika Abdullah bin Zubair memberi ibunda Aisyah RA hadiah sebesar 100.000 dirham atau senilai 6,2 milyar rupiah.

Beliau membagi-bagikan uang tersebut sebagai sedekah ke orang lain hingga tidak tersisa.

Padahal hari itu ia sedang berpuasa, sampai pembantunya bertanya, kenapa tidak menyisakan sekedar 1 dirham (62 ribu rupiah) untuk membeli daging sebagai hidangan berbuka puasa?

Beliau senang bersedekah dan mengutamakan orang lain, sampai beliau hanya berbuka puasa seadanya saja.

Berkaca pada diri sendiri di masa kini.

Jangankan bersedekah bermilyar-milyar rupiah, sering-sering berpuasa sunnah saja bisa jadi amalan yang susah untuk kita ikuti.

Ibunda Aisyah RA adalah teladan, bukan saja untuk para wanita muslimah, tapi juga untuk para pria muslim, yang katanya mencintai Rasulullah dan keluarganya...

---000---

Jakarta, 22 April 2019
Syamsul Arifin