06 June 2009
Bayanat Nomor: 01/B/K/DPP-PKS/VI/1430 Tentang Pilpres 2009
a. Untuk berkoalisi dengan SBY dan Partai Demokrat dalam Pilpres 2009, APABILA kontrak politik dapat disepakati bersama
b. PKS Memperjuangkan Cawapres dari Internal dalam amplop tertutup, namun cawapres bukanlah merupakan syarat koalisi.
c. Jika syarat minimal koalisi (termasuk kerjasama berbasis platform dalam kabinet dan parlemen) tidak dipenuhi secara proporsional maka DPTP berhak mengambil kebijakan sesuai dengan kemaslahatan dakwah,umat, bangsa, dan Negara.
2. Kesalahpahaman sebelumnya terjadi karena tersumbatnya komunikasi dengan SBY paska pemberitahuan bahwa SBY memilih Boediono sebagai Cawapres. Sementara kita mengusulkan adanya keterwakilan umat.
3. Hasil pertemuan PKS dengan SBY pada tanggal 15 Mei 2009 di Bandung telah diklarifikasinya isu-isu seputar Boediono dan disepakatinya kontrak politik dengan SBY dan Partai Demokrat. Kontrak Politik berlandaskan platform terlampir.
4. Terkait pribadi Prof. Boediono, beliau adalah seorang muslim dan tidak berpandangan Neolib, bahkan Undang-Undang Perbankan Syari’ah dan Undang-undang Sukuk (Obligasi Syari’ah) digulirkan semasa ybs menjabat Menko Ekuin.
5. Atas dasar keputusan Majelis Syuro PKS ke XI, dan tercapainya kesepakatan dengan SBY dan PD, maka diwajibkan kepada seluruh kader memperjuangkan kemenangan pasangan SBY-Boediono untuk kemaslahatan dakwah,ummat, bangsa, dan Negara.
Jakarta, 1 Jumadil Akhir 1430 H
25 Mei 2009 M
PRESIDEN
IR. TIFATUL SEMBIRING
Sumber: www.PK-Sejahtera.org
01 June 2009
[Flash Fiction] Berkumpul di Dunia, (berharap) Berkumpul (pula) di Surga...
Lelaki yang duduk di hadapan sang perempuan itu berkata, "Dik, orang yang makrifat kepada Allah akan mengakui, bahwa dirinya tidak akan mampu untuk mencakup seluruh pujian untuk ia sampaikan kepada-Nya. Dan sesungguhnya Dia jauh di atas segala pujian yang dipanjatkan oleh para pemuji-Nya. Sebagaimana dikatakan dalam sebuah syair:
Tak akan sampai orang yang memuja-Mu
Sebab yang ada dalam diri-Mu terlalu agung
Semua puja hanya milik-Mu tak ada awal tak ada akhir
Allah lebih mengetahui bagaimana cara memuji-Nya (Madarij as-salikin)
Tukang batagor meletakkan dua piring berisi bakso tahu goreng dihadapan mereka, "silakan", ia tersenyum.
"Makasih bang", sahut si lelaki sembari membalas senyum.
Sang perempuan mengambil saos, melumuri batagornya dengan bumbu pedas berwarna merah itu. Ia mengambilkan pula sendok dan garpu buat si lelaki, yang sepertinya adalah suaminya.
Keadaan tenang kembali, si perempuan kembali menatap lelaki di hadapannya.
"Tahukah kamu dik, kamu adalah karunia yang sangat berlebihan buat mas", sang lelaki menghela nafas, "mas ga tahu, dengan bagaimana lagi harus bersyukur kepada Allah karena telah memilihkan kamu buat diriku."
"Maaf mas, minumnya apa ya?" penjual batagor menyela pembicaraan, sambil tersenyum.
"Saya es teh manis mas, klo adik apa?" alihnya ke depannya.
"Sama, es teh manis juga pa," jawab si perempuan menoleh kepada sang penjual.
"Hufff..." sang perempuan menghela nafas panjang.
"Segala puji bagi Allah yang telah mempertemukan dirimu dengan diriku di dunia ini," kata si lelaki sambil menggenggam tangan si perempuan, "semoga nanti kita kan berkumpul pula di taman-taman surga-Nya ya" si lelaki tersenyum, matanya berbinar terang.
"Amiiiin," jawab si wanita, tersenyum malu.
"Maaf, ini mas minumannya," si abang tukang batagor menyodorkan dua gelas es teh manis, lengkap dengan sedotannya, sambil meringis, tersenyum.
Sore hari yang cerah, sore hari yang indah.
---000---
Kota Tepian, 1 Juni 2009
Syamsul Arifin
*Ide Cerita: Buku Asma-ul Husna, Ibnu Qayyim Al-Jauziyah
31 May 2009
Pohon yang Bergoyang-goyang
Hadis riwayat Abu Hurairah ra., ia berkata: Rasulullah saw. bersabda: Perumpamaan orang mukmin itu seperti tanaman yang selalu digoyangkan oleh hembusan angin karena orang mukmin senantiasa ditimpa berbagai cobaan. Sedangkan perumpamaan orang munafik seperti pohon cemara yang tidak goyang dihembus angin kecuali setelah ditebang. (HR Bukhari-Muslim)
Hidup ini pada dasarnya ada ruang ujian, cobaan akan datang terus menerus silih berganti, sampai kita menghembuskan nafas terakhir di dunia ini.
Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar (QS. Al-Baqarah: 155)
Dan bukan hanya ujian keburukan yang membutuhkan kesabaran kita, namun juga ujian kebaikan, yang membutuhkan kesyukuran.
Kami akan menguji kamu dengan keburukan dan kebaikan sebagai cobaan (yang sebenar-benarnya). Dan hanya kepada Kami lah kamu dikembalikan. (QS. Al-Anbiyaa': 35)
Luar biasanya seorang muslim itu adalah bahwa dalam kondisi apapun ia berada, bisa menjadi sarana kebaikan bagi dirinya.
Dari Abu Yahya, yaitu Shuhaib bin Sinan RA, katanya: Rasulullah SAW bersabda: "Amat mengherankan sekali keadaan orang mu'min itu, sesungguhnya semua keadaannya itu adalah merupakan kebaikan baginya dan kebaikan yang sedemikian itu tidak akan ada lagi seseorangpun melainkan hanya untuk orang mu'min itu belaka, yaitu apabila ia mendapatkan kelapangan hidup, iapun bersyukur, maka hal itu adalah kebaikan baginya, sedang apabila ia ditimpa oleh kesukaran -yakni yang merupakan bencana- iapun bersabar dan hal inipun adalah merupakan kebaikan baginya." (HR Muslim)
Ibarat pohon yang lunak, ketika diuji dengan kesulitan-kesusahan-kepayahan, maka bersabarlah, angin menggoyang-goyangkan pohon ke kiri dan ke kanan, namun ia tidak dapat mematahkannya, sang pohon akan kembali tegak lagi, pada waktunya.
Sangatlah wajar jika kita sedikit bersedih-bingung-kalut sewaktu mendapat kesulitan, tapi ingatlah, kita memiliki Tuhan yang maha kuasa, maha lembut, maha bijaksana dan amat cinta terhadap hamba-hambaNya, Ia tidak akan pernah menzalimi hamba-hambaNya dengan memberikan cobaan melebihi batas kemampuannya, Ia pun pasti mendengar setiap lantunan doa, dan memudahkan setiap langkah usaha kita.
Miliki keyakinan, tetap bersabar dan “tegaklah kembali” seusai diterpa angin cobaan.
---000---
Samarinda, 31 Mei 2009
Syamsul Arifin
Cermin
Sebuah cermin yang standar memantulkan bayangan persis dengan bentuk benda aslinya, sehingga sering digunakan untuk mengoreksi, melihat diri sendiri, mengetahui kekurangan/berkaca tentang keadaan diri. Jika kurang cantik, maka akan dipolesnya diri itu, sehingga tampak indah menawan.
Seorang mukmin adalah cermin bagi mukmin lainnya. Apabila melihat aib padanya dia segera memperbaikinya. (HR. Bukhari)
Salah satu warisan Nabi adalah amar ma’ruf nahi munkar, saling nasehat menasihati dalam kebaikan dan melarang dalam keburukan.
Indahnya sistem masyarakat Islam adalah ketika mereka saling peduli antar sesama mereka, memperhatikan kondisinya, dan menjaga diri mereka satu sama lain. Meluruskannya jika berbelok, dan saling bersemangat dalam kebaikan.
Tidak ada seseorangpun yang sempurna, pasti ada cela maupun lupa, maka dari itu dibutuhkan saudara seimannya untuk menjaganya, mengingatkannya jika lalai dan mencukupinya jika berkekurangan.
Itu semua tentu dilandasi oleh rasa cinta karena Allah semata.
Nabi saw. bersabda: Salah satu di antara kalian tidak beriman sebelum ia mencintai saudaranya (atau beliau bersabda: tetangganya) seperti mencintai diri sendiri. (HR Muslim)
Dalam bentuk pengingatan yang santun, lembut, dan penuh rasa kasih-sayang.
---000---
Samarinda, 31 Mei 2009
Syamsul Arifin
30 May 2009
Kumpulan Tulisan Melon (II) ipin4u ^_^
Mencoba Belajar
Aku akui bahwa aku belajar banyak dari kamu. Aku belajar mencium aroma embun di pagi hari, aku belajar menghitung awan di langit sore, aku belajar memilah warna-warni pelangi sehabis hujan. Oh ya, aku juga belajar berlari di taman, belajar melanggar larangan untuk tidak menginjak rumput-rumput -mengisi kesenangan- dan menghindari pengawasan sang penjaga taman...
Aku belajar tertawa lepas dan tak memperdulikan orang!
Aku menyadari bahwa aku belajar banyak dari kedekatan kita. Aku belajar cara menikmati tiap tetesan tangis yang kita keluarkan, belajar cara menyimpan tiap tawa untuk kita kenang, dan belajar menanamkan keyakinan, bahwa suatu saat nanti, kita mungkin saja akan terpisahkan...
kota tepian, 28022009
-ipin4u-
Hujan
Malam ini hujan, aku berpura-pura tidak menyukai hujan sambil berjalan setengah berjinjit mencari canopi ruko yang bisa kujadikan tempat berteduh. Sambil lalu, aku memainkan handphone, menekan huruf-huruf yang tertulis di tombol-tombolnya. Air mengenai handphoneku, aku bersikap seolah-olah memiliki handphone yang tahan air, yah.., paling nanti layarnya akan pudar dan mati terkena air, semoga saja tidak sampai rusak!
Namamu yang tertulis di layar memang menjadi sedikit susah terbaca, butiran air membuatnya jadi berembun. Satu pesan singkat berhasil ku kirim, "dik, langit di kotaku hujan, bagaimana dengan langit malammu disana..?", terkirim.
Bajuku sudah mulai basah semua, air hujan masih saja terus berjatuhan. Aku suka hujan, karena hujan selalu bisa mengingatkanku pada dirimu, yang saat ini jauh...
01032009
-ipin4u-
Faith
It is written, that we are not meant for each other
The faith force us to run in a different side of track
Pursuing our happiness, with our own unconnected path
It’s seems that we shall never gonna meet at the same place
Never gonna walk side by side
Grapping each other hand, only live at our painful dreams…
12032009
-ipin4u-
Paket Rindu
Aku bungkus rinduku dengan kertas kado berwarna biru, warna kesukaanmu. Aku bersiap membawanya ke kantor pos, berharap agar bisa sampai ke tempatmu.
Sesampainya di sana, ternyata Pa pos tidak mau menerima paket rinduku! Katanya, jalanan ke rumahmu terjal dan sulit untuk ditempuh. Duh.., mesti berbuat apa lagi nih. Bingung dan gundah melanda hati. Aku keluar dari kantor pos berwarna orange itu, terduduk di deretan atas tangga masuknya, tak ambil pusing akan lalu-lalang orang-orang yang berseliweran, sambil menggenggam rinduku buat kamu. Paket rindu masih berdenyut pelan, kuharap tidak sampai mati.
Di sini aku terdiam, menggenggam erat rindu buat kamu, dan di sana kamu berada, tanpa pernah sedikitpun tahu, perihal rasa yang terus mengusik dan mengganggu diriku, sebuah rasa rindu...
26032009
-ipin4u-
Lupa
Mereka sebut aku pelupa, karena banyak melupakan hal-hal penting yang seharusnya tidak kulupakan dalam hidupku. Tapi.., kenapa aku tidak pernah bisa melupakan kamu dari dalam ingatanku..?
03042009
-ipin4u-
Penantian
Bilakah engkau kan jadi milikku..?
Apakah butuh waktu 1000 tahun lagi..?
Kuharap tidak selama itu
26052009
-ipin4u-
28 May 2009
I Have No Option
I need to have:
1. Great self determination (power of will, excitement of learning, courage to experiencing a new stuff)
2. Plan
3. Excellent performance (action)
3. God by my side.
Believe!!!
26 May 2009
[puisi] Deklarasi Cinta (requested poetry)
Cahaya Cinta
Pagi hari ini, matahari cemburu pada kita
Karena cintanya pada rembulan, belum juga tertunaikan
Di hari ini, hanya akan ada kegembiraan tanpa ada kesusahan
Pernyataan-penyatuan cinta, dalam keridhoan
Handai taulan menjadi saksi kesungguhan
Ketika kita berkomitmen, untuk menapaki masa depan
Ketika kamu bersungguh-sungguh, untuk menaungiku
ketika aku bersedia, dipayungi bayangan dirimu
Kebahagiaan di atas kebahagiaan
Cahaya cinta di atas cinta yang sakral
Bersatunya keluarga besar
Berkahnya cinta yang halal
Mulai saat ini, janganlah ragu lagi menggenggam tanganku
Mendekap tubuhku, kala ia mulai melemah dan ragu
Membimbing langkahku, menapaki kebaikan
Mengecup pelan pipiku, setiap engkau pulang...
kota tepian, 24 Mei 2009
-ipin4u-
*percobaan pertama*persepsi dari pihak wanita*
*puisi pesanan buat orang walimahan :
*nanti mikir lagi dah
=======================
Kebahagiaan yang Berkekalan
Kata orang, menikah adalah separuh dari agama
Kata diriku, menikahimu adalah segalanya
Saran mereka, pilihlah pasangan yang cantik
Tapi aku, memilih pasangan yang lebih dari hanya sekedar cantik
Aku tidak bisa menjanjikan kehidupan yang selalu bahagia
Jalan yang bertaburan bunga dan iringan musik yang selalu gembira
Bahkan tidak mungkin, jalan di depan akan terjal dan menyakitkan
Namun aku menjanjikan satu hal, bahwa aku akan selalu memperjuangkan kebahagiaan untuk kita
Hari ini adalah hari bahagia
Hari dimana aku dan kamu dipersatukan dalam ikatan cinta
Aku berdoa kepada Allah subhanahu wa ta'ala
Agar kita disatukan pula, di dalam taman-taman surga...
(amin)
kota tepian, 24052009
-ipin4u-
*puisi pesanan*
23 May 2009
Sumber Kekuatan
"Laa haula wa laa quwata illa billah" (Tiada daya upaya dan tiada kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah)." (HR Bukhari-Muslim)
Jangan hanya mengandalkan kekuatan yang kau miliki, karena pada hakekatnya, kamu sebagai seorang manusia, tidak memiliki kekuatan sedikitpun juga.
Mintalah kepada Allah SWT, zat yang maha perkasa, pemilik kerajaan langit dan bumi, agar menjagamu, menunjukimu, mengarahkanmu, dan melimpahkanmu banyak kebaikan atas dirimu.
Godaan Syaitan
dan jika kamu ditimpa sesuatu godaan syaitan Maka berlindunglah kepada Allah* (QS. Al-A'raaf: 200)
Maksudnya: membaca A'udzubillahi minasy-syaithaanir-rajiim.
Syaitan selalu memiliki seribu satu cara untuk menggelincirkan manusia. Alih-alih susah payah melawan godaan mereka, minta perlindungan saja kepada Allah SWT.
Dikisahkan dari sebagian ulama salaf, ketika ia bertanya kepada muridnya mengenai apa yang akan ia lakukan jika digoda setan. Sang murid menjawab bahwa ia akan melawannya, demikian terus jawabannya kalau setan datang lagi menganggunya. Sang ulama memberikan perumpamaan, kalau kamu melewati sekumpulan domba dan anjing penjaganya mengonggong, apa yang akan kamu lakukan? Sang murid menjawab bahwa ia akan berhenti dan coba mengusir anjing tersebut. Akhirnya sang ulama memberitahu jawabannya, bahwa yang perlu ia lakukan, suatu cara yang mudah, hanyalah minta tolong kepada penggembala domba itu, agar memberikan jalan kepadanya.
Godaan Hawa Nafsu
maka Allah mengilhamkan kepada jiwa itu (jalan) kefasikan dan ketakwaannya, sesungguhnya beruntunglah orang yang menyucikan jiwa itu. (QS. Asy-Syams: 8-9)
Dan adapun orang-orang yang takut kepada kebesaran Tuhannya dan menahan diri dari keinginan hawa nafsunya, maka sesungguhnya surgalah tempat tinggal (nya). (QS. An-Naazi'aat: 40-41)
Dunia adalah arena pertarungan abadi antara dorongan kebaikan dan keburukan dalam diri kita. Satu sisi mengajak kepada keluhuran budi pekerti, sedang sisi yang lain selalu mendorong ke arah kerendahan sikap dan perilaku. Di satu sisi bisa melambungkan kita ke tingkat yang setara (atau bahkan mungkin lebih baik) dari malaikat, namun di sisi yang lain bahkan bisa menjeremuskan kita ke posisi yang bahkan lebih buruk daripada binatang ternak sekalipun.
Mintalah kepada Allah SWT limpahan hidayah, karena sesungguhnya barangsiapa yang telah ditunjukiNya, maka tidak akan ada yang dapat menyesatkannya, meskipun berkumpul seluruh jin dan manusia untuk menyesatkannnya.
Dan barang siapa yang diberi petunjuk oleh Allah, maka tidak seorang pun yang dapat menyesatkannya. (QS. Az-Zumar: 37)
Ya Rabbi, kami berlindung kepadamu dari godaan syaitan yang terkutuk, dan kami berlindung kepadamu dari keburukan amal perbuatan kami. (amin)
---000---
Samarinda, 23 Mei 2009
Syamsul Arifin
Kesabaran itu Cantik
Kesabaran itu cantik, indah, manis.
Bagi orang yang berpuasa ada dua kegembiraan yang dirasakannya. Yaitu, apabila berbuka, ia bergembira; dan apabila ia bertemu dengan Tuhannya, ia bergembira karena puasanya itu. (HR Bukhari)
Dalam konteks yang luas dan berbeda, hadits di atas bisa kita gunakan untuk memahami peran kesabaran dalam kehidupan sehari-hari.
Kesabaran memberikan penambahan nilai marginal pada tingkat kepuasan
Pada contoh kasus orang yang berpuasa, ketika ia telah berhasil menahan dirinya dari menikmati makanan-minuman dan hubungan suami-istri (bagi yang sudah menikah) selama periode berpuasa, dan berbuka pada saatnya, tentu akan ada kepuasan yang besar pada dirinya, karena berhasil menahan diri, membuktikan kekuatan keteguhan diri, membuktikan kemampuan untuk mencapai tujuan, dan memberikan kepuasan batin yang berbeda.
Makanan-minuman juga akan terasa jauh lebih nikmat ketika dimakan pada saat lapar.
Kesabaran memberikan kegembiraan pada saat bertemu Tuhan
Pada orang yang berpuasa, maka ia akan bergembira pada saat bertemu Tuhannya, karena mendapatkan ganjaran kebaikan yang banyak dari Allah SWT.
Begitu juga dengan orang-orang yang memiliki kemampuan bersabar di dunia ini.
Sebagaimana sudah umum diketahui, kesabaran itu bukan hanya ketika menerima musibah, tapi kesabaran itu terdiri dari tiga jenis:
1. Kesabaran ketika ditimpa musibah
2. Kesabaran agar bisa terus menjalankan kebaikan, dan
3. Kesabaran untuk bisa menghindari diri dari keburukan
Jadi, kesabaran itu bukan hanya sesuatu yang pasif, tapi juga dalam bentuk yang aktif.
Orang-orang yang bersabar harus mampu menjaga dirinya dari melakukan perbuatan yang dilarang, dan harus juga bisa mengarahkan dirinya agar bisa terus berada di koridor kebaikan sebagaimana telah diperintahkan.
Maka tidaklah mengherankan jika saya mengatakan bahwa kesabaran itu cantik, indah, dan manis. Mungkin kesabaran lebih manis daripada madu yang manis, dan lebih indah daripada pelangi di sore hari usai hujan yang mereda.
---000---
Samarinda, 23 Mei 2009
Syamsul Arifin
Penantang yang Nyata!
| Rating: | ★★★★★ |
| Category: | Other |
dan Apakah manusia tidak memperhatikan bahwa Kami menciptakannya dari setitik air (mani), Maka tiba-tiba ia menjadi penantang yang nyata!
does not man see that we have created Him from Nutfah (mixed male and female discharge semen drops). yet behold! He (stands forth) as an open opponent.
(QS. Yassiin: 77)
21 May 2009
Boneka Daruma
Alhamdulillah dapat hadiah oleh-oleh boneka Daruma dan uang 50 yen dari Ditagiri Prahasta Putra (http://ditagiri.blogspot.com) yang pulang dari Jepang ^_^ hehehe
Ditagiri adalah salah satu teman cyber, kenal dari forum blogfam.com, salah satu forum komunitas yang isinya adalah bloggers. Lumayan seru disana, karena pastinya pada suka nulis. Dan emang sudah banyak blogfamous (sebutan untuk user-user blogfam) yang udah punya buku, buku-buku keroyokan user-user blogfam juga dah sering saya liat mejeng di tobuk Gramedia. Makanya tertarik gabung juga, walaupun rada-rada sepi sih forumnya:D hehehe
Beberapa waktu sebelum dia berangkat, dia buat kontes yang mau oleh-oleh di blogsnya, suruh ngasih koment dan kasih alasan kenapa pengen oleh-oleh tersebut dari dia. Dan ada dua pemenang, ifonly345 (http://ifonlytrias.blogspot.com/) dan ipin4u (http://genkeis.multiply.com/).
Begini koment saya di blogs-nya Giri,
minta oleh2 bunga sakura ajah deh ^_^
*udah musimnya belum ya :D hehehe
alasannya adalah karena yang khas dari jepang ya bunga sakura ituh, klo mau minta mobil honda, kayaknya ga bakalan dikasih :D makannya minta yang ituh ajah deh ^_^ hehehehe
semoga perjalanannya aman dan menyenangkan ya di jepang sanah ^_^
Kalo baca info tentang boneka Daruma di wikipedia (http://en.wikipedia.org/wiki/Daruma_doll), begini ditulis penjelasannya,
Daruma dolls (達磨, daruma?), also known as dharma dolls, are hollow and round Japanese wish dolls with no arms or legs, modeled after Bodhidharma, the founder and first patriarch of Zen.[1] Typical colors are red (most common), yellow, green, and white. The doll has a face with a mustache and beard, but its eyes only contain the color white. Using black ink, one fills in a single circular eye while thinking of a wish. Should the wish later come true, the second eye is filled in. It is traditional to fill in the right eye first; the left eye is left blank until the wish is fulfilled.
Many of the Daruma dolls are male but there is a female daruma doll. It is called hime daruma or "princess daruma."
Characteristics
Because of their low centers of gravity, some types of daruma doll are roly-poly toys: they return to the upright position after being tilted to one side. As such, the daruma has become symbolic for optimism, persistence, and strong determination. The dolls are based on an older kind of self-righting doll known as a "little roly-poly priest" (起き上がり小法師, okiagari koboshi?). A 17th-century children's song describes the self-righting daruma dolls of the time as being much like their modern equivalents:
Hi ni! fu ni!
Fundan Daruma ga
Akai zukin kaburi sunmaita!
Once! twice!
Ever the red-hooded Daruma
Heedlessly sits up again!
Some dolls have written characters on the cheeks explaining the kind of wish or desire the owner has in mind, such as protection of loved ones. The surname of the owner may be written on the chin. Until the wish has been granted, the daruma is displayed in a high location in one's home, typically close to other significant belongings such as a Butsudan (a Buddhist house altar). It is normal to own only a single daruma at a time.
Daruma dolls are typically purchased in or near Japanese Buddhist temples and can range in price from 500 yen for small dolls (~5cm in height) to 10,000 yen or more for the largest dolls (~60cm in height). If the daruma doll was purchased within a temple, the owner can return it for burning. Dolls purchased at a temple are often marked; most temples will refuse to burn dolls not exhibiting the temple's mark. Burning usually occurs at the year's end. This is done as a purification ritual to let kami know that the wisher did not give up on the wish, but is on another path to make it come true. One example of burning daruma dolls in the Daruma Memorial Service at Dairyū-ji in
Ya, mungkin terdengar kebanyakan
Terima kasih banyak Ditagiri atas oleh-olehnya dan atas pesan motivasinya ;)
---000---
Syamsul "ipin4u" Arifin