17 August 2012
Ada Bahagia dalam Duka
12 August 2012
My Video CV
Cross-Posting dari Blogspot ke Multiply
Cara "Nge-add teman" di Blogspot
10 August 2012
MP pasti akan RUGI telah Mengusir Kami!

06 August 2012
Milis Penuh Pesan Singkat
- Email jawaban lebih singkat dan jawabnya bolak-balik kayak jawab SMS, akibatnya, tentu aja email jadi penuh (walaupun udah pake settingan daily digest) dan bisa jadi kita kelewatan isi email yang benar-benar bagus, karena males baca seluruh isi milis
- Banyak komentar yang (sepertinya) tidak perlu. Mungkin gatel pengen sekedar komentar/nyahut doang, akhirnya balik lagi seperti di nomor 1 diatas
- Dan seringnya, ketika me-reply sering tidak menghapus pesan sebelumnya, sehingga isi 1 email (yang komentarnya cuma sebaris) jadi semakin panjang. Ditambahin komentar-komentar member lainnya, jadi makin panjang bangetlah isi 1 email, padahal isinya cuma 1-2 baris doang pesan barunya.

22 July 2012
[flash fiction] Korupsi
Secangkir kopi yang panasnya masih mengebul menemani Udin sarapan pagi, nasi uduk komplit. Sembari menyeruput kopi pekat tanpa gula, matanya tak lepas dari siaran berita pagi.
“KPK akan memeriksa Ayin, alias Artalyta Suryani di Singapura.”
“Kepala Biro Keuangan dan Rumah Tangga Kemenpora, Dedi Kusnidar, menjadi tersangka kasus proyek Hambalang yang merugikan negara miliaran rupiah.”
“Nazaruddin buka mulut tentang keterlibatan anggota Komisi X, Angelina Sondakh, dalam kasus korupsi Wisma Atlet SEA Games di Palembang.”
Berita korupsi pengadaan Al-Quran kemenag sebesar 35 milyar, korupsi dana BOS (Bantuan Operasional Sekolah) dan buku ajaran baru di sekolah dan beberapa kasus korupsi pajak, juga mengisi tajuk berita pagi.
“Ah, bikin muak aja nih berita!” sepotong pisang goreng masuk ke mulutnya.
Diliriknya jam di dinding, 7.58, “ah.., telat dikit ngga apa-apa lah.”
Tak sadar korupsi waktu yang telah dilakukannya, Udin santai ngeloyor ke kamar mandi.
---000---
Balikpapan, 22 Juli 2012
Syamsul Arifin
Gambar diambil dari sini
13 July 2012
Kerusakan Bumi Etam akibat Emas Hitam
07 July 2012
Aramco, QP dan Adnoc
07 June 2012
Menambahkan Caption di Video Youtube-mu
Seperti kalo nonton film asing dan ada terjemahannya (subtitle) di bagian bawah layar. Seperti itu maksudnya caption. Caption bisa juga buat nge-bantu orang yang memiliki keterbatasan dalam pendengaran, jadi orang tersebut bisa tahu dialog yang ada di video/film (memperlihatkan transcript video).
Tapi bisa juga buat macem-macem, terserah kita ajah, seperti yang saya akan buat/tunjukkan tutorialnya.
Saya membuat project video dari hasil susunan foto-foto pribadi mempergunakan software gratisan, Freemake Video Converter, buat CV (curiculum vitae) berbasis video.
Cara ngebuat video-nya sebetulnya ngga terlalu ribet. Cukup ditambahin aja foto-fotonya, diatur interval/jarang antar foto akan berganti, trus ditambahin lagu sebagai background. Lalu di eksport deh hasilnya ke format video yang dimauin (ada berbagai macam format pilihannya).
Berikut gambar penjelasannya ketika buat video pake freemake:
Jangan berharap terlalu banyak, karena animasi/perpindahan antar foto sederhana aja kok.
Selanjutnya, kalau video sudah selesai, upload ke Youtube.
Langkah-langkah upload video di Youtube:
1. Dimulai dari mempunyai akun youtube, kalo udah punya akun gmail, itu juga bisa
2. Upload video buatanmu. Gambar ketika proses upload:
3. Setelah selesai (atau bisa juga ketika proses upload lagi jalan), bisa kasih keterangan judul, deskripsi, tags, thumbnail, dll. Yang terpenting adalah setting “privacy setting”, karena disini kita bisa ngatur apakah video kita bisa bebas dilihat-dicari semua orang (public), tidak bebas dilihat/dicari –hanya orang2 yang tahu link videonya yang bisa ngeliat (unlisted), atau hanya terbatas orang tertentu yang kita tunjuk yang bisa ngelihat –kalo ngga ada yang ditunjuk berarti video itu jadi rahasia (private)
Di tab “advance setting”, kita bisa juga ngatur apakah video ini bisa dikoment oleh pengunjung, boleh di embed (ditempel), dll.
4. Setelah proses upload complete, video kita sudah bisa dilihat di link yang tersedia, bisa dishare ke FB, dll.
Selesailah video tersebut live di Youtube.
Kalau mau menambahkan caption. Langkah-langkah adalah:
1. Kita lihat video yang sudah selesai kita upload
2. Di bagian atas (klo kita masih login dan video itu kita yang upload), maka akan ada menu pilihan, salah satunya adalah caption (tapi kadang kudu di klik dulu panah bawahnya, biar keliatan menu caption)
3. Nanti klo di klik, akan muncul halaman baru.
4. Kalau sudah punya file captionnya, bisa langsung di-upload disitu. Klo belum punya, bisa coba tool punya google, klik aja “try something new”
5. Klo di klik “try something new”, akan muncul beberapa tools yang lagi pengetesan, salah satunya adalah Caption Editor, klik “try it out”
6. Klo di klik “try it out” di bagian tool Caption Editor, akan pindah ke halaman baru di http://captiontube.appspot.com/ login pake akun google.
7. Setelah masuk, impor video yang tadi kita telah upload (atau video manapun yang kita punya –bisa juga kita buatin caption buat video orang lain, tapi kita cuma sebatas buat captionnya doang, urusan apakah yang punya video mau memakai/mengupload caption yang kita buat di videonya, itu urusan lain). Sementara ini, kita coba aja ngasih caption ke video punya kita sendiri. Pilih “personal video”, nanti akan muncul halaman baru berisi daftar video milik kita/yang telah diupload. Pilih yang mana yang mau diambil, klik buletan di sebelah videonya, lalu klik “impor”
8. Kalau sudah, nanti video yang kita pilih ada di halaman awal captiontube. Klik “edit”
9. Nanti akan muncul halaman baru, tempat dimana kita bisa nambahin tulisan/caption (caption text) pada titik waktu tertentu (caption start time) dan durasi caption tersebut berapa lama bertahan munculnya (caption duration). Caranya kita klik dulu “add caption”. Atur-atur terus sampai selesai.
10. Setelah selesai, klik “publish”. Nanti akan muncul halaman baru dimana kita bisa milih beberapa opsi buat publish caption yang baru aja kita buat, kita bisa langsung update di video youtube-nya, atau download aja hasil caption tersebut atau email ke seseorang, atau copy-paste langsung.
11. Kalo langsung di publish ke video yang kita punya, selanjutnya, video youtube kita akan muncul caption-nya setiap di play, tapi bisa dinon-aktifkan juga klo klo mau –ada ikon cc disebelah video quality.
Hasilnya seperti berikut project CV video saya, silakan di-playKira-kira begitulah. Selamat mencoba
Balikpapan, 7 Juni 2012
Syamsul Arifin
06 May 2012
Masih tentang Kesetiaan (Lanjutan)
Melanjutkan postingan “Kesetiaan (Opiniku tentangnya)”, pertanyaan yang kemudian muncul, mungkinkah terjadi konflik prioritas antara kesetiaan kita kepada Allah dengan kesetiaan kita kepada sesama makhluk?
Misalkan –semoga tidak terjadi- suami/istri kita adalah koruptor, apakah kita akan dianggap setia kepadanya kalau kita menyembunyikan aibnya dan ikut kabur bersamanya ke luar negeri dalam pelariannya dari kejaran aparat penegak hukum –kayak di tivi gituh-, apakah itu kesetiaan?
Contoh lain, ‘kesetiaan’ kepada perusahaan mengharuskan kita untuk melakukan pemalsuan dokumen-dokumen tender atau melakukan aksi penyuapan untuk memenangkan proyek, atau tetap diam terhadap tindakan seperti ini merupakan contoh kesetiaan kepada perusahaan?
Tentu tidak.*) (cek tambahan utk revisi)
Setia kawan, sering menjadi tekanan kelompok (peer pressure) bagi seorang remaja untuk ikut terjerumus dalam keburukan yang dilakukan oleh teman-teman sepermainannya, walau bisa jadi mereka tahu hal tersebut salah.
Seperti yang saya tuliskan di postingan sebelumnya “Kalau kita sudah setia kepada-Nya dalam berbagai aspek kehidupan, sudah pasti kita akan setia pula pada yang lainnya (dalam hal kebaikan)”, kesetiaan kita kepada selain Allah hanya untuk urusan yang ma’ruf, jika melampaui batas syar’i atau membuat kita melanggar komitmen kesetiaan kepada Allah SWT, maka kesetiaan kita kepada Allah lebih layak diutamakan.
"Tidak ada ketaatan kepada makhluk dalam maksiat kepada Allah." (HR Ahmad)
Di postingan terdahulu, saya sudah menuliskan bahwa kesetiaan menurut KBBI berarti: keteguhan hati; ketaatan (dl persahabatan, perhambaan, dsb); kepatuhan;
Bahkan kepada penguasa/raja/presiden sekalipun, kalau membuat kita menodai kesetiaan kepada Allah, kita harus berani mengutamakan Allah -tempat kembali kita- di atas segalanya. Para tukang sihir yang melawan Nabi Musa AS adalah contohnya:
Maka tatkala ahli-ahli sihir datang, mereka bertanya kepada Fir'aun: "Apakah kami sungguh-sungguh mendapat upah yang besar jika kami adalah orang-orang yang menang?" Firaun menjawab: "Ya, kalau demikian, sesungguhnya kamu sekalian benar-benar akan menjadi orang yang didekatkan (kepadaku)".
Berkatalah Musa kepada mereka: "Lemparkanlah apa yang hendak kamu Lemparkan". Lalu mereka melemparkan tali temali dan tongkat-tongkat mereka dan berkata: "Demi kekuasaan Firaun, sesungguhnya kami benar-benar akan menang". Kemudian Musa melemparkan tongkatnya maka tiba-tiba ia menelan benda-benda palsu yang mereka ada-adakan itu.
Maka tersungkurlah ahli-ahli sihir sambil bersujud (kepada Allah). Mereka berkata: "Kami beriman kepada Tuhan semesta alam, (yaitu) Tuhan Musa dan Harun". Firaun berkata: "Apakah kamu sekalian beriman kepada Musa sebelum aku memberi izin kepadamu? Sesungguhnya dia benar-benar pemimpinmu yang mengajarkan sihir kepadamu maka kamu nanti pasti benar-benar akan mengetahui (akibat perbuatanmu); sesungguhnya aku akan memotong tanganmu dan kakimu dengan bersilangan dan aku akan menyalibmu semuanya". Mereka berkata: "Tidak ada kemudaratan (bagi kami); sesungguhnya kami akan kembali kepada Tuhan kami, sesungguhnya kami amat menginginkan bahwa Tuhan kami akan mengampuni kesalahan kami, karena kami adalah orang-orang yang pertama-tama beriman". (QS. Asy-Syuaraa': 41-51)
Sampai di sini, saya ingin menekankan sekali lagi, bahwa kalau ada aksi ‘kesetiaan’ kita kepada sesama makhluk-kelompok-organisasi atau kepada siapapun yang bertentangan dengan kesetiaan kita kepada Allah SWT, maka kita harus memiliki sikap yang kukuh untuk mengutamakan kesetiaan kita kepada Allah di atas segalanya.
Karena tidak ada yang namanya kesetiaan di neraka nanti. Tidak ada yang namanya kesetiaan pada partner in crime, sebab masing-masing orang akan mempertanggungjawabkan kesalahannya sendiri-sendiri. Bahkan sobat/pasangan/pengikut setia akan saling menyalahkan jika sudah dimasukkan ke neraka nanti.
Di atas kita sudah membaca bagaimana para penyihir Firaun akhirnya menyadari kesalahan mereka dan memulai komitmen kesetiaan yang lebih utama. Selanjutkan kita akan melihat bagaimana kesetiaan para pengikut kepada pemimpin yang durhaka dikisahkan Al-Quran:
(Dikatakan kepada mereka): "Ini adalah suatu rombongan (pengikut-pengikutmu) yang masuk berdesak-desak bersama kamu (ke neraka)". (Berkata pemimpin-pemimpin mereka yang durhaka): "Tiadalah ucapan selamat datang kepada mereka karena sesungguhnya mereka akan masuk neraka". Pengikut-pengikut mereka menjawab: "Sebenarnya kamulah. Tiada ucapan selamat datang bagimu, karena kamulah yang menjerumuskan kami ke dalam azab, maka amat buruklah Jahanam itu sebagai tempat menetap". Mereka berkata (lagi): "Ya Tuhan kami; barang siapa yang menjerumuskan kami ke dalam azab ini maka tambahkanlah azab kepadanya dengan berlipat ganda di dalam neraka." (QS. Shaad: 59-61)
Tidak akan beruntung orang yang setia kepada makhluk jika menghianati Allah SWT, dan tidak akan merugi orang yang setia kepada Allah SWT meski apapun yang terjadi di dunia.
---000---
Balikpapan, 6 April 2012
Syamsul Arifin
Gambar: Cangik dan Limbuk, dua tokoh klasik dalam jagat pewayangan, yang menggambarkan orang yang setia kepada junjungannya, diambil dari sini.
*)tambahan (8 April 2012): Setelah mengendap, saya revisi sedikit coretan diatas.
Tindakan seorang yang patuh kepada seseorang, meski mencederai kesetiaan kepada Tuhan-nya, semisal setia kepada suami dalam bersekongkol kabur ke luar negeri ketika dikejar-kejar KPK, atau membantu suami/istri dalam melakukan kejahatan (semisal penipuan-atau bahkan pemerkosaan-seperti yang pernah saya baca beritanya-naudzubillahhimindzalik), atau kesetiaan seseorang pada perusahaan dalam memalsukan dokumen/berbuat curang agar menang tender atau tetap setia bareng teman-teman melakukan maksiat yang nyata –atau semisalnya, itu semua adalah contoh kesetiaan, namun kesetiaan yang MUNGKAR dan dan wajib dilanggar.
Karena itulah, jika ada kesetiaan yang mungkar seperti itu, harus diluruskan –jika mampu- dan tidak boleh setia dalam perkara yang seperti itu –sebagaimana coretan di atas akhirnya melanjutkan.
Dari Abu Sa’id Al-Khudri RA dia berkata: Aku mendengar Rosululloh SAW bersabda: “Barang siapa di antara kalian melihat suatu kemungkaran hendaklah ia mengubah dengan tangannya; jika tidak mampu, maka dengan lisannya; jika ia masih tidak mampu, maka dengan hatinya dan itu adalah selemah-lemahnya iman.” (HR. Muslim)
Kalau kita memang memiliki kesetiaan yang sejati, jika orang yang kita cinta berbuat mungkar, maka sudah tentu kita akan berupaya sekuat tenaga untuk mencegahnya, karena kita ingin orang tersebut (semoga) bersama-sama kita menikmati surga (dalam keabadian), bukan terpisah dan menderita di neraka, toh?

