29 January 2013

Jogja - Jakarta - Manila - Balikpapan

Jumat sore, 18 Januari 2013, pulang cepat dari kantor, di jalan sambil telpon taksi, biar pas nyampe rumah taksi udah datang. Ternyata taksinya belum datang... Masih sempat siap2 dikit lah.

Taksi datang langsung ngacir ke Bandara Sepinggan Balikpapan. Sampe 1 jam sebelum keberangkatan 17.30. Ternyata Lion Air delay 1 jam! Guraks deh.

Akhirnya shalat magrib dan makan dulu.

Pesawat berangkat sekitar jam 19.30 sampe jogja jam 9 maleman. Dijemput pak Roso dan Faldy dan Raihan (adik-adiknya istri).

Sabtu paginya, jam 04.30, rencananya mau jemput keluarga saya dari Jakarta yang mau ikutan menghadiri acara nikahannya adik ipar, Winny. Naik kereta Taksaka malam, tapi ternyata ternyata kedapetan delay juga, ada gangguan lokomotif di tengah jalan katanya. Akhirnya baru berangkat njemput jam 6.30an. Ridha dan Sarah ikutan juga. Abis dari stasiun Tugu dibelakang Marioboro, meluncur ke Alun-alun kidul, buat cari sarapan.

abis sarapan, foto dulu sebelum muterin lapangan
Alhamdulillah hotel buat Bapak-Mama-mba Elly-Putri-Akhsan bisa dimasukin jam9 pagi karena sepi, jadi bisa istirahat sebentar deh sebelum jalan lagi siangnya ke Taman Sari







Malamnya acara makan malam bersama keluarga besarnya mertua di resto Bale Ayu. Jogja-Jakarta-Gombong-Purwodadi, dll pada ngumpul semua. Kakek-nenek-om-tante-cucu-buyut, ruame lah orangnya.


Besoknya acara nikahannya Winny dan Denny.

Seninnya, masih memakai mobil sewaan, kita jalan2 ke Candi Ratu Boko, dilanjut hari Rabu ke Marioboro.




Kamisnya, Saya Ridha dan Sarah ikutan ke Jakarta. Numpang dulu



Jumat tengah malam, saya siap2 berangkat ke Bandara lagi buat ke Manila mau ikutan test wawancara kilang Yasref di Yanbu, Saudi Arabia.

Naik pesawat Filipina Airline jam 00.50. Penerbangan internasional pertama saya. Alhamdulillah gratis, karena katanya semua biasa akan diganti oleh Yasref.

Pagi jam 5.30 waktu setempat, pesawat mendarat. Keluar bandara bingung, karena ga ada penjemput. Tapi ada juga orang yang keliatannya mau ke acara yang sama juga. Saling tegur dan ternyata benar. Kita muter2 dulu, tanya ke satpam, ke counter hotel tempat interview. Ternyata ga ada penjemputnya. Ya udah naik taksi ajah.

Tapi sebelumnya kita nuker uang dollar dulu ke Peso.

Sebetulnya sewaktu masih di Jakarta Jumat malam, saya kepengen langsung menukar uang rupiah ke Peso. Tapi ternyata money changer yang ada di Blok M (deket rumah) yang masih buka malam2, ga ada yang punya Peso. Akhirnya tuker ke Dollar US ajah.

Ternyata apa yang saya lakuin pas dengan tips yang akhirnya saya baca waktu nunggu2 di bandara. Kata seorang blogger, mending tukerin uang Rupiah kita ke Dollar dulu, karena nilai Rupiah ke Dollar itu lebih rendah dibandingkan dari Dollar ke Peso. Kira2 beda 8 Peso per Dollarnya klo ga salah.

Naik taksi argo (baca2 postingan blogger lain tentang tipe taksi di bandara, ada yang argo ada yang fix rate), kita pakenya yang argo. Dari bandara ke Hotel Peninsula kena sekitar 300 Peso (sekitar 70 ribu rupiah).

Jam 8 siap2 untuk interview. Sempet makan siang di mall depan hotel, yang ternyata itu adalah di pusatnya Manila. Ayala Center, distrik Makati. Lumayan sempet jepret2.

Makan di food court, cari yang aman, pesen McD. Kena 130 Peso (31 ribu Rupiah) buat ayam, nasi, kentang dan soft drink.

Bareng orang2 Indonesia lainnya, semua kita berjumlah 5 orang, Jusdi, Pur, Iqbal dan Wira. Kita jalan2 sebentar. Saya, Iqbal dan Pur balik lagi ke tempat interview buat tau hasilnya, sedang Jusdi dan Wira karena sudah tahu hasilnya cari2 souvenir, bertiga kami nitip uang buat beliin kaos.

Kaos yang bergambar Manila, kena 300 Peso.


Sorenya, setelah berduduk2 dulu di kamarnya Iqbal, dengan naik taksi kami ke Bandara untuk ngejar pesawat malam itu, jam 9.00.

Taksinya ngebut dan ugal2an, sampe udah saya bilangin 2x ngga usah buru2 karena kita ngga ngejar apapun, tapi susah dikasih tau. Parah deh.

Tapi lumayan murah juga, kita cuma bayar 150 Peso (sekitar 35 ribu rupiah). Saya masih sempet makan dulu di Bandara, ada kotakan nasi ayam dan telur kena 150 Peso.
Beberapa teman yang masih punya banyak Peso ke Money Changer dulu buat nukerin kembali ke Dollar.

Alhamdulillah selamat sampai Jakarta jam12 tengah malam, sampe rumah jam 1 malam.

Kesan naik Filipina Airline, cukup bagus pelayanannya setara dengan Garuda Indonesia lah dengan ukuran pesawat yang kecil, dapat makan nasi begitu pesawat take-off, dan pramugarinya cukup senior alias ga muda2.
Jarak tempuh Manila-Filipina sekitar 3,5 jam.

Besok paginya, Minggu 27 Januari jam5.30, saya balik lagi ke Bandara, kali ini bareng Ridha dan Sarah buat kembali ke Balikpapan.

Fiuh..., perjalanan yang melelahkan namun juga menyenangkan.

Sampai postingan ini dipublish, saya masih belum dapat offering letter karena terakhir saya dikasih tau masih ada dokumen yang belum lengkap, jadi saya diminta melengkapi dulu, nanti setelah dokumen itu ada, baru mereka bisa kasih offering. Ya semoga saja harganya cocok *amin.

Kalaupun ngga cocok, minimal saya sudah sempet nikmatin terbang internasional gratis, walau ngga nginep, tapi ini merupakan pengalaman pertama saya di stempel paspornya.

Dulu juga pertama kali terbang gratis rute domestik, gratis dari Medco sewaktu magang di Lirik, Riau tahun 2005. Alhamdulillah di tahun 2013 dapat gretongan lagi untuk rute internasional (walau masih sekitaran asia) :D hehehe

07 January 2013

Situs AusFis Mencurigakan

Baca iklan di kompas.com, yang intinya kalau tertarik mengajukan visa kerja di Australia, mereka bisa melakukan assessment.

Saya tertarik kerja di luar negeri, makanya nge-klik iklan itu, dan diarahkan ke website: http://www.ausfis.org/_sys/EN/four_weeks.aspx?af=uase_&gclid=CMmJ_PqZ1bQCFUd66wodFi0ARw

 

Karena pengen tau apa sih Ausfis, saya ga langsung daftar, tapi pengen liat website aslinya si Ausfis ini. Buka: www.ausfis.com

Setelah baca-baca, saya kok kurang begitu yakin dan ragu.

Akhirnya coba browsing, dan menemukan beberapa forum/diskusi/tanya-jawab yang meragukan bahkan menyebutkan bahwa si AusFis ini penipuan. Saya sedikit ringkaskan beberapa hal/keraguan berikut:

  • domain webnya pake .org bukan organisasi pemerintah semisal .gov
  • di web mereka sendiri, alamat yang dicantumkan adalah alamat di Inggris, masa untuk ngurus visa Australia, tapi orangnya di Inggris?
  • kalau kita sudah mendaftar, maka mereka nantinya akan nelpon dan/ ngirim email nanyain beberapa hal. Salah satu hal yang ditanyain terkait informasi perbankan kita (kartu kredit). Memberikan informasi yang saya rahasia seperti nomor kartu kredit ke orang lain yang belum dipercaya adalah blunder besar
  • kalau memang tertarik daftar visa, ajukan lewat agen yang resmi terdaftar
Kalau mau baca-baca forum yang diskusiin tentang website Ausfis bisa liat-liat:

Sekedar ngasih warning ajah. Kalau memang dugaan saya ini salah, mohon dimaafkan dan diabaikan aja postingan ini.
Saya juga udah ngasih warning ke kompas.com dengan ngirimin redaksnya email.

30 December 2012

The World Future Leader

Sarah El Hurriyah: intelektual muslim, calon pemimpin dunia (insya Allah).

"Ya Allah, jadikanlah ia sebagai wanita yang:
- Solihah
- Cerdas
- Sehat
- Cantik
- Sukses, dan
- Bahagia"
(amin)

26 December 2012

Qurrata A'yun (Penyejuk Mata)

Ada penjelasan yang bagus sekali tentang ayat berikut 

Dan orang orang yang berkata: "Ya Tuhan kami, anugrahkanlah kepada kami isteri-isteri kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati (kami), dan jadikanlah kami imam bagi orang-orang yang bertakwa. (QS. Al furqaan: 74)

Di youtube, ustadz Nouman Ali Khan (dalam bahasa Inggris) menjelaskannya dengan indah sekali, bisa dilihat di:


Saya buatkan rekapannya berikut, silakan dilihat videonya langsung kalau yang mau.

Qurrata A'yun (Penyejuk Mata)

Ada kata ekpresi yang sangat kuat di dalam Al-Quran yang dipergunakan, yaitu qurrata a'yun. Kata ini juga dipergunakan di dalam hadits.

Untuk memudahkan kita mengerti apa artinya dengan mendalam, mari kita perhatikan terlebih dahulu penggunaan kata ini di dalam Arab kuno.

Ada 2 kalimat yaitu: 'mata menjadi dingin' dan 'mata menjadi hangat'

Ketika seseorang meneteskan air mata kesedihan, mengalami kemalangan dan berada dalam depresi, maka ketika orang arab melihatnya, mereka berkata "matanya menjadi hangat"

Salah satu bentuk ucapan kutukan yang paling parah dalam Arab kuno yaitu 'semoga menjadikanlah matanya hangat' yang berarti semoga dia mengalami malangan yang paling buruk dalam hidupnya. Kebalikan dari ini yaitu 'semoga matanya menjadi sejuk' yang berarti untuk semua kemalangan, kesedihan, penderitaan menjadi hilang dan semoga kamu merasakan kedamaian yang menenangkan.

Contoh penjelasan lain 'mata menjadi hangat' dan 'mata menjadi dingin' adalah sebagai berikut:

Misalkan di bandara ada dua pasang ibu dan anaknya, yang satu sedang melepaskan karena akan terbang, sedang yang satunya sedang menyambut anaknya, kedua ibu tersebut menangis.

Ibu satunya mengeluarkan air mata yang 'dingin' dan yang satunya mengeluarkan air mata yang 'hangat'.

Ibu yang menyambut kedatangan ibunya, mengeluarkan air mata bahagia, dia menangis karena sudah bertahun-tahun tidak pernah bertemu anaknya, maka 'matanya menjadi dingin'. Sedang ibu yang satunya melepas keberangkatan anaknya, maka 'matanya menjadi hangat' karena itu adalah tangisan kesedihan.

Contoh penjelasan lain, ketika penyair arab, yang juga seorang pembunuh akan membunuh seseorang (membalaskan dendam kaumnya) sedang dia menunggunya di balik bukit pasir, dia bersyair "mata kaumku akan senantiasa hangat, kecuali setelah belatiku menjadi hangat oleh darahnya" yang berarti jika si penyair itu sudah membunuh  orang tersebut, maka mata kaumnya akan menjadi sejuk, dan kemarahan, rasa penghinaan, dan rasa frustasi kaumnya akan hilang setelah terbunuhnya orang tersebut. Itulah yang ingin dia lakukan, membuat 'mata kaumnya menjadi dingin'. Jadi melepaskan rasa kemarahan, kesakitan.

Dalam konteks lain, yang merupakan contoh yang indah, yaitu ketika orang Arab dalam perjalanan, dan dia terjebak oleh badai gurun. Allah menciptakan unta dengan luar biasa sekali, sehingga mata untanya memiliki saringan yang akan menangkap pasir sehingga mata terlindung dari terpaan pasir. Sedang si pengelana tidak bisa menutup matanya, sebab kalau dia menutup matanya, dia akan tersesat. Sampai akhirnya dia menemukan gua sebagai tempat berlindung, lalu dia berkata 'mataku telah menjadi dingin'. Karena itu, 'mataku menjadi dingin' bisa diartikan dengan 'menemukan perlindungan dari badai'.

Doa yang saya (Nouman Ali Khan) sukai dalam Al-Quran ada di surat 25 (Al-Furqan) ayat 74.



وَالَّذِينَ يَقُولُونَ رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ أَزْوَاجِنَا وَذُرِّيَّاتِنَا قُرَّةَ أَعْيُنٍ وَاجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِينَ إِمَامًا 

"Dan orang orang yang berkata: "Ya Tuhan kami, anugrahkanlah kepada kami isteri-isteri kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati (kami), dan jadikanlah kami imam bagi orang-orang yang bertakwa." [
waalladziina yaquuluuna rabbanaa hab lanaa min azwaajinaa wadzurriyyaatinaa qurrata a'yunin waij'alnaa lilmuttaqiina imaamaan] (QS. Al-Furqān 25:74)

Allah SWT menyuruh kita berkata "Ya Tuhan kami, anugrahkanlah kepada kami isteri-isteri kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati (kami) [qurrata a'yun], dan jadikanlah kami imam bagi orang-orang yang bertakwa."

aatinaa = berikan kami hadiah yang indah, spesial, lana = khusus bagi kami.
hadiah khusus itu berupa = istri dan anak yang 'menyejukkan mata'
dzurriyyaatinaa = generasi penerus di masa mendatang

Doa itu berarti meminta agar diberikanlah 'mata yang sejuk' melalui istri dan anak-anak kami.

Doa ini menjadi kesukaan saya karena beberapa alasan:

Pertama, saya sudah menikah.

Kedua, kita semua harus menghargai doa ini, karena krisis yang ada di dunia kita saat ini. Institusi paling dasar yaitu keluarga kita sedang "diserang". Bahkan kita kaum muslim pun tidak kebal terhadap serangan ini. 'Badai' dalam konteks 'mencari kesejukan mata dari badai' diatas, bukan berada di luar rumah, tapi ada di dalam rumah kita. Dan kita harus keluar dari rumah supaya selama dari badai tersebut, badai berupa stres, teriakan, jeritan, penghinaan, pertengkaran antar suami-istri, adik-kakak tidak saling berbicara, orang tua tidak berbicara pada anaknya, krisis dalam rumah tangga.

Keluarga telah menjadi tempat kemarahan, kesedihan, penderitaan, yang orang-orang berusaha untuk keluar daripadanya.

Maka doa ini menjadi indah sekali, agar membuat rumah kita menjadi tempat perlindungan/naungan. Kita menderita karena badai yang ada di luar, dan tempat perlindungan kita ada di balik pintu rumah, ada di pasangan hidup dan anak-anak kita. Ketika kita melihat mereka, rasa cemas kita lenyap.

Penjelasan mengenai konteks ini secara lebih jauh lagi pada penggunaan konteks ini dalam Al-Quran adalah sebagai berikut.

Ikatan terbesar yang ada adalah pada ibu dan anak. Ketika sudah memiliki anak, naluri ibu akan selalu mengutamakan anaknya. Ibu-ibu bahkan akan sulit jika harus jauh dari anaknya, bahkan bisa jadi sangat khawatir ketika terlambat menjemput ke sekolah, terlambat menjemput di bandara.

Pada kisah Nabi Musa AS, kita perhatikan bagaimana kekhawatiran ibunya ketika harus melepas Musa di sungai yang nampak seakan melepasnya pada kematian, karena di belakangnya juga lebih menakutkan (pasukan Firaun yang membunuhi bayi-bayi laki-laki).

Ibu Musa berada pada situasi yang sangat sulit, tidak tahu bakalan kondisi anaknya seperti apa, dan kondisi anaknya sekarang dalam bahaya.

Di sisi lain, ada wanita lain yang juga berada dalam badai, yaitu istri Firaun, yang berada dalam kekerasan psikologis dengan suaminya Firaun, yang tidak bisa melepaskan diri darinya, karena dialah pemerintah dan polisi.

Maka perhatikanlah ketika istri Firaun menemukan Musa, dia berkata

"(Ia) adalah penyejuk mata hati bagiku dan bagimu". [qurratu 'aynin lii] (QS. Al-Qashash:9)

Berarti, dia akan menjadi tempat berlindungku dari badai, dia akan satu-satunya kegembiraanku, karena aku berada dalam kesedihan. Di ayat ini, istri Firaun mempergunakan kata walaka (dan bagimu), tidak mempergunakan kata 'bagi kita' karena dia tidak mengikat dirinya dengan Firaun.

Satu contoh lagi mengenai 'mata yang dingin' agar semakin memperjelas keutamaan doa ini.

Bayangkan perasaan bahagia/emosi seorang ibu yang dipertemukan dengan anaknya lagi yang sudah hilang, bagaimana perasaan bahagianya. Maka seperti itu pulalah perasan ibu kandung Musa ketika dipertemukan kembali dengan Musa,

"Maka kami kembalikan Musa kepada ibunya, supaya senang hatinya dan tidak berduka cita." [faradadnaahu ilaa ummihi kay taqarra 'aynuhaa walaa tahzana] (QS. Al-Qashash:9)

Maka kami kembalikan Musa kepada ibunya, agar 'matanya menjadi sejuk'

Allah mempergunakan kata 'matanya menjadi sejuk'' untuk mengekspresikan kebahagiaan yang luar biasa ini.

Maka dari itu, kita meminta Allah agar Ia memberikan kita 'mata yang sejuk' lewat pasangan dan anak-anak kita.

Jika hendak menikah, mintalah lebih jauh lagi, bukan hanya hendak menikah, tapi menikah dengan seseorang yang bisa menjadi 'penyejuk mata', saya menjadi 'penyejuk mata' bagi mereka dan mereka akan menjadi 'penyejuk mata' bagi saya.

Bahkan Allah SWT menggiring doa ini lebih jauh lagi, waij'alnaa lilmuttaqiina imaamaan, dan jadikanlah kami pemimpin bagi orang-orang (anak-cucu kami) yang  shaleh, takut, bertakwa, kepada Allah. 

Kalau ini diucapkan, kita telah menetapkan diri kita menjadi contoh bagi generasi kita (anak-cucu) di masa mendatang. Jika tidak bisa berlaku sebagai suami yang baik, istri yang baik atau anak yang baik, maka kita yang akan bertanggungjawab pada generasi di masa mendatang karena telah membuat tren/contoh yang tidak baik ini.

Maka doa di ayat ini adalah doa yang cerdas, agar kita bisa menjadi 'penyejuk mata' bukan hanya bagi keluarga kita saat ini, tapi bagi penerus di masa mendatang agar mereka menjadi orang-orang yang bertakwa pula.

Karena di akhirat nanti, kita tentu ingin agar dibantu doa oleh anak-cucu yang shaleh, yang bisa mengangkat diri kita ke surga.

Berdoalah dengan tulus, semoga Allah menganugerahkan kita, istri dan anak yang 'menyejuk mata' dan menjadikan kita sebagai pemimpin bagi orang-orang (anak-cucu) yang bertakwa. *amin O0




---000---

Balikpapan, 26 Desember 2012
Syamsul Arifin

25 December 2012

Kamu (Tidak) Bisa Menjadi Apa pun yang Kamu Inginkan

You can (not) be anything that you want to be.

Ada mantra yang kurang tepat yang diajarkan pada anak-anak, yaitu 'mereka bisa menjadi apapun yang mereka inginkan'.

Meski manusia diciptakan dalam bentuk sebaik-baiknya, dan dibekali dengan 'hardware' yang ± sama, tapi tidak semua orang memiliki keunggulan, minat, kesukaan atau passion yang sama.

Kalau jargon "you can be anything that you want to be" benar, mungkin akan lebih banyak kepala negara dan direktur perusahaan daripada office boy di dunia ini.

Sudah banyak tips yang menjelaskan, "kalau mau sukses, kerjakan apa yang kau sukai, atau setidaknya sukai apa yang kau kerjakan".

Dan sepertinya masih banyak yang tidak percaya, terutama orang tua yang masih konservatif (bahkan mungkin saya sendiri), yang belum bisa percaya bahwa ada banyak profesi lain semisal olah ragawan, pemilik toko, musisi, penulis, dan semisalnya bisa lebih sukses daripada pegawai negeri sipil atau karyawan swasta, dsb.

Seperti halnya multiple intelligence. Tidak semua orang pandai di semua aspek intelegensia. Ada beberapa orang yang menonjol di aspek tertentu.



Di buku The Richest Man in Town (RMIT), kesamaan para milyader adalah ketika mereka bisa menemukan bisnis yang tepat bagi dirinya.

Penulis buku RMIT tersebut bahkan tidak segan bersebrangan pendapat dengan W Clement Stone dan Andrew Carnegie yang mempercayain konsep "you can be what you want to be", karena dia telah mewawancarai seratus orang terkaya di America dan menulis salah satu dari 12 kaidah ini: find your perfect pitch (temukan nada sempurna anda).

Contoh milyader ini semisal Clay Mathile, yang pada awalnya menjadi pemain basket di kampusnya buat mendapat beasiswa, dia dipuji pelatihnya, tapi di akhir kisah ternyata beasiswanya dialihkan ke mahasiswa lain. Dia menyadari bola basket bukan nada sempurnya, sehingga setelah lulus, dia berbisnis di perusahaan makanan hewan peliharaan, sampai akhirnya dia mengambil alih kepemilikannya, dan mengembangkan menjadi perusahaan besar bernilai 2,3 juta dolar ketika dijualnya ke P&G.

Pemilik merk terkenal, Hartley Peavey, punya hasrat yang besar dalam bermain gitar, dan ingin menjadi gitaris terkenal, namun ia sadar setelah 8 tahun berlatih, dia bukanlah pemain gitar yang hebat.  Tapi dia mengetahui bahwa ia mahir dalam merakit peralatan. Karena dia tidak bisa menjadi pemain gitar yang terbaik di dunia, dia beralih ke minatnya, merakit amplifier yang membuat permainan musisi terkenal menjadi lebih baik. Kini ia mempunyai lebih dari 2 ribu jenis produk dan menjadi orang terkaya di Meridian, Mississipi.




Peavey menemukan salah satu prinsip penting kesuksesan para RMIT yang tidak dapat disangkal: mengenal diri sendiri. Anda harus memiliki keberanian untuk menilai secara jujur bakat dan kemampuan unik anda, kemudian mengombinasikan keduanya dengan hasrat dan minat pribadi anda. Latihan ini tidak semudah kelihatannya. Mengenal kekuatan kita yang sebenarnya berarti mengenal kekurangan kita -termasuk melepas beberapa mimpi yang tak terjangkau atau tidak menguntungkan. (halaman 52 buku The Richest Man in Town, W Randall Jones)
Katanya pula, "anda hanya bisa benar-benar berhasil, dalam bidang yang memang anda cintai. Jangan jadikan uang sebagai tujuan anda. Sebagai gantinya, kerjalah hal-hal yang anda sukai, dan kerjakan dengan baik hingga orang-orang tak bisa melepaskan pandangan mereka dari anda". (Maya Angelou)


Gambar diambil dari: sini, sini

---000---

Balikpapan, 25 Desember 2012
Syamsul Arifin

Dapet Buku euy :D

Alhamdulillah, tadi malam (24 Desember 2012) habis ikutan mabit DPC PKS Balikpapan Tengah di Masjid Jabal Rahmah, kompleks Gn Dubs Pertamina.

Ada dua acara kajiannya, yang pertama ba'da Isya diisi oleh Ustadz Gunawarman, yang kedua ba'da Subuh diisi oleh Ustadz Syukri Wahid.

Pas acara kajiannya ada kuis yang bagi-bagi buku. Di kajian pertama, pertanyaannya rada susah (makanya ngga jawab) "apa yang antum sudah lakukan untuk membina sakinah di keluarga?" *pertanyaan yang menohok dan membuat refleksi.

Di kajian kedua, tentang kabar dunia Islam internasional (tentang konstelasi terkini politik dunia, terutama di Palestina dan Mesir), ikut nanya tentang Suriah dan temen ada yang nanya juga tentang Malaysia. Alhamdulillah ga pake pertanyaan2, langsung dapet buku di akhirnya :D

Judul: Membentangkan Ketakutan, Jejak Berdarah Perang Gloal Melawan Terorisme. Penulis: Shofwan al Banna.


Resensi Buku "The Richest Man in Town"


"The Richest Man in Town" karya W Randal Jones adalah buku yang bagus, inspiring, dan mencerahkan.

Penulis mewawancarai penduduk terkaya di seratus kota kecil dan besar di Amerika, yang merupakan para pengusaha/CEO perusahaan. Secara umum, mereka adalah milyader yang mengawali sukses dari bawah, pekerja keras dan pekerja cerdas.

Jones, meresumekan hasil wawancara dan risetnya ke dalam 12 kaidah yang mempertemukan kesamaan para RMIT (Richest Man in Town) dalam usaha mereka membangun pundi kekayaan mereka.

Aturan pertama diawali dengan "jika anda menjadikan uang satu-satunya tujuan, anda tidak akan mendapatkannya".

Luar biasa bukan?

Buku yang terkesan materialistik ini, ternyata memberikan lebih dari sekedar menjadikan mata kita "hijau" (mata duitan), menjadi benar-benar kaya secara keduniawian dan juga secara spiritual.

Baca saja kaidah #8 "Berpeganglah pada nilai-nilai moral" dan tambahan tips di bagian III buku ini, gaya hidup #8: "Tuhan dan Uang" dan #10: "Berikan sebaik yang anda dapatkan". Disitu dibahas bagaimana para RMIT tersebut mengalokasikan porsi amal dalam kehidupan mereka.

Jika kamu mencari buku motivasi komprehensif yang meringkas potret seratus orang-orang kaya berjuang dan merintis usahanya, buku ini bisa menyediakannya lebih dari itu. Karena ada kiat-kiat sukses dari orang-orang yang sudah menapaki jalan tersebut dan terbukti berhasil, dan ada sisi-sisi lain dari sekedar memandang kekayaan/uang sebagai target pencapaian kesuksesan.

Seperti yang penulis tuliskan di bagian kesimpulan "..mereka berusaha untuk sukses, dan kekayaan mereka hanya hasil sampingan yang mengikuti kesuksesan tesebut, sekedar barometer kesuksesan mereka."



---000---

Balikpapan, 12 Des 2012
Syamsul Arifin

18 December 2012

SuperKeeper

Bercita-cita jadi manager perusahaan yang hebat, jadi tertarik untuk beli buku tentang talent management -mengelola sumber daya manusia.

Bagi saya pribadi, seorang manager yang hebat itu bukan karena dirinya yang super (bisa segalanya, multitasking, ngerti detail teknis, dsb) -walaupun hal itu menjadi nilai tambah seorang pemimpin- tapi kesuksesan seorang manager yang hebat adalah karena dia didukung oleh para bawahan yang super. Dia menjadi unggul karena mampu mengelola/menggerakkan timnya menuju kesuksesan.

Walaupun belum tuntas bacanya meski sudah dibeli dari bulan Juni 2012, lewat buku "The Handbook of Best Practices on Talent Management"nya Lance A Berger & Dorothy R Berger terbitan Sekolah Tinggi Manajemen PPM (dalam bahasa Indonesia), minimal saya jadi ngeh mengenai pemetaan SDM dalam sebuah organisasi/perusahaan (besar).


Ada 4 tipe karyawan:

  1. Superkeeper: karyawan yang mampu menghasilkan kinerja unggul, yang memberi inspirasi kepada karyawan lainnya untuk menghasilkan kinerja unggul juga. Mereka adalah karyawan yang membentuk dan mewujudkan komptensi inti organisasi. Mereka adalah para model peran/role model keberhasilkan. Biasanya jumlah Superkeeper antara 3% sampai dengan 5% dari seluruh SDM di suatu organisasi
  2. Keeper: mereka yang berhasil mencapai kinerja yang melebihi dari yang diharapkan, mampu membantu karyawan lainnya dalam meningkatkan kinerja dan melebihi harapan dalam mewujudkan komptensi inti perusahaan. Biasanya, karyawan yang diklasifikasikan sebagai para Keeper jumlahnya antara 20% sampai dengan 25%dari seluruh karyawan di suatu organisasi.
  3. Solid Citizen: merupakan kelompok karyawan yang jumlahnya berkisar 70% dari seluruh SDM. Mereka adalah para karyawan yang mampu mencapai kinerja sesuai harapan, membantu kelancaran pekerjaan karyawan lainnya, dan sesuai dengan harapan dalam mewujudkan komptensi organisasi.
  4. Misfit: kelompok ini terdiri dari para karyawan yang tidak mampu mencapai kinerja sesuai dengan yang diharapkan organisasi, kerja sama, dan/atau tidak sesuai dengan komptensi organisasi.
Dari sedikit bacaan di buku ini, baru saya mengerti, bagaimana pola pengembangan dan penilaian SDM di perusahaan tempat saya bekerja sekarang.

Di perusahaan ini, ada beberapa program pengembangan karyawan, yang saya ketahui adalah International Assignment berupa kerja sekitar 3 tahunan di perusahaan lain namun masih tetap dalam satu korporasi di luar negeri (bisa Amerika, Australia, Timur Tengah, Afrika, dll) atau magang selama 6-9 bulan di grup korporate di Amerika sana.

Nah, di buku talent management itu, memang disebutkan bahwa suatu organisasi harus melakukan investasi pada karyawan/mengalokasikan sumberdaya (balas jasa, pelatihan, dll) berdasarkan urutan kontribusinya.

Selagi saya masih anak buah/bawahan, saya harus bisa memperlihatkan kinerja terbaik saya, memberikan kontribusi yang maksimal untuk mencapai kesuksesan departemen.Diantaranya dengan bersikap pro-aktif, kreatif, komunikatif, membawa nilai positif/tambahan bagi tim. Sukur-sukur bisa dilihat sebagai salah seorang SuperKeeper yang pada akhirnya akan memegang posisi kunci di perusahaan (saat ini ataupun di perusahaan yang lain) *amin.

29 November 2012

Detik-Detik Penutupan Jagad MP

Pertama ngebuat posting di MP karena alasan supaya bisa download lagu2 yang diposting MPers tgl 7 September 2007.., lama2 malah keterusan posting2 & koment2 ke MPers lainnya, walau belakangan2 ini menurun jumlah postingan saya....

Sampai akhirnya bulan ini terakhir (katanya) MP akan dipertahankan.

Bermacam-macam postingan ada di sini, dapet temen2 baru juga disini. Campur aduk deh.., dengan banyak hal positif tentunya.

Sangat disayangkan memang, tapi mau gimana lagi.., namanya penumpang gratisan, klo diusir ya ngga bisa banyak koment. Yang bayar aja diusir apalagi yang gretongan!

Semoga akan ada lebih banyak kebaikan di tempat yang baru (genkeis.blogspot.com) *amin

Sampai berjumpa lagi MPers semua

11 October 2012

Widget Related Posting

Guna memudahkan pembaca blogs kita untuk menemukan postingan-postingan lain/terkait yang mungkin memiliki konten yang hampir sama, ada widget yang bagus yang bisa diinstall. Namanya: nrelated.

Snapshot contoh widgetnya di blogs saya:




Cara membuatnya:

  1. Kunjungi http://nrelate.com/
  2. Cara penginstallannya ada penjelasannya di halaman web itu (silakan dibaca disana detailnya lebih lengkap). Tapi sekedar ringkasan, kita bisa langsung installing without signing up for an account – default settings only (install tanpa perlu daftar -tapi kita ngga bisa utak-atik settingan standarnya), atau kita daftar dulu supaya bisa lebih leluasa edit settingannya.
  • Kalau mau daftar, diklik "Partner Login" di menu website nrelate di pojok kanan atas. Klik "create an account" isi semua kolom-kolomnya.
  • Nanti dia akan kirim email untuk aktifasi ke alamat email yang kita gunakan. Cek inbox emailmu. Aktifkan akun kita dengan mengklik link di email tersebut.
  • Setelah aktif, silakan login dengan user name dan password yang sudah dipilih
  • Setelah login, di menu atasnya, ada pilihan "install", klik aja, nanti keluar halaman baru. Di halaman baru itu, kita diminta masukin alamat blogs yang mau kita buat. masukkan alamat blogs yang mau dipasangi widgetnya. Nanti ada opsi apakah kita mau widget ini hanya tampil di postingan saja atau di home blogs kita (atau di keduanya), silakan pilih.
  • Atur settingannya kalau mau edit, klik menu "manage settings", utak-atiklah sesuka hati. Bisa mau pake thumbnail atau teks saja, mau berapa banyak related post yang ditampilkan, dll.
Settingan untuk blogspot saya
Sebetulnya, selain nrelate, ada juga widge untuk buat related posting dari: Outbrain dan LinkWithin. Bisa dilihat dan dicoba sebagai pembanding.

Selamat memasang :)

02 October 2012

Jika Momongan tak Kunjung Datang

Kepunyaan Allah-lah kerajaan langit dan bumi, Dia menciptakan apa yang Dia kehendaki, Dia memberikan anak-anak perempuan kepada siapa yang Dia kehendaki dan memberikan anak-anak lelaki kepada siapa yang Dia kehendaki, atau Dia menganugerahkan kedua jenis laki-laki dan perempuan (kepada siapa yang dikehendaki-Nya), dan Dia menjadikan mandul siapa yang Dia kehendaki. Sesungguhnya Dia Maha Mengetahui lagi Maha Kuasa. (QS. Asy-Syura: 49-50)



Boleh jadi masih banyak diantara kita (termasuk saya) yang salah kaprah dalam memandang pemberiaan Allah berupa titipan anak melalui rahim istri kita. -saya sendiri sudah punya anak 1, Sarah el Hurriyah (20 bulan).

Sadar ngga sadar berpikir bahwa itu seorang bayi 'jadi' karena usaha berdua semata.

Memang pasti sebagai manusia kita terikat kepada sunatullah (hukum alam yang telah Allah gariskan) -termasuk juga bagaimana proses alamiah kejadian/reproduksi manusia. Tapi harusnya kita sadar, kalau semua sebab terjadi karena memang Allah sudah mengkehendakinya, dan semua hal itu sudah ditetapkan takdirnya, pepatah yang terkenal berkata 'pena telah diangkat dan lembaran-lembaran kertas telah kering' -maksudnya sudah ditetapkan kok keputusannya.

Dari Abu Said al-Khudry r.a. bahwa ada seseorang berkata, "Wahai Rasulullah, aku mempunyai seorang budak perempuan, aku melakukan 'azl padanya karena aku tidak suka ia hamil, namun aku menginginkan sebagaimana yang diinginkan orang kebanyakan. Tapi orang Yahudi mengatakan bahwa perbuatan 'azl adalah pembunuhan kecil. Beliau bersabda, "Orang Yahudi bohong. Seandainya Allah ingin menciptakan anak (dari persetubuhan itu), niscaya engkau tidak akan mampu mengeluarkan air mani dari luar rahim." (HR Ahmad, Abu Dawud, Nasai, dan Thahawi)

Apa dengan begini kita jadi berlepas tangan dan berdiam diri saja. Ya ngga juga lah, karena kan berusaha/berproses itu wajib, sedangkan mengenai hasilnya, itu mah terserah Allah aja.

Jadi ya ngga usah terlalu 'stress' juga kalau memang belum waktunya atau ngga dikasih titipan anak.
Dan jangan sombong atau berbangga diri juga kalau udah punya anak, toh bukan kita yang benar-benar ngebuat mereka, tapi Allah yang membuatnya -menjalankan sel telur, menjalankan sel sperma, memberikan bentuk pada janin, dll- kita ngga banyak berbuat/andil disitu.

(Kami jelaskan yang demikian itu) supaya kamu jangan berduka cita terhadap apa yang luput dari kamu, dan supaya kamu jangan terlalu gembira terhadap apa yang diberikan-Nya kepadamu. Dan Allah tidak menyukai setiap orang yang sombong lagi membanggakan diri (QS. Al-Hadiid: 23)

Kalau belum dikasih anak, berdoa dan berusaha.
Para Nabi juga berdoa memohon -bahkan ada yang bertahun-tahun baru diberi momongan, teladan yang patut ditiru.

(Yang dibacakan ini adalah) penjelasan tentang rahmat Tuhan kamu kepada hamba-Nya, Zakaria, yaitu tatkala ia berdoa kepada Tuhannya dengan suara yang lembut. Ia berkata: "Ya Tuhanku, sesungguhnya tulangku telah lemah dan kepalaku telah ditumbuhi uban, dan aku belum pernah kecewa dalam berdoa kepada Engkau, ya Tuhanku. Dan sesungguhnya aku khawatir terhadap mawaliku sepeninggalku, sedang istriku adalah seorang yang mandul, maka anugerahilah aku dari sisi Engkau seorang putra, yang akan mewarisi aku dan mewarisi sebahagian keluarga Ya'qub; dan jadikanlah ia, ya Tuhanku, seorang yang diridhai". (QS. Maryam: 2-6)

Jangan pernah kehilangan harapan/kepercayaan/keyakinan kepada Allah, karena kepada-Nya lah kita serahkan segala urusan, laa quwwata illaa billah (tiada kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah).

Dinikmati saja apa yang ada saat ini, karena seorang muslim itu mengagumkan dalam berbagai kondisi (sabar dan syukur). Insya Allah itu lebih baik.



---000---

Balikpapan, 2 Oktober 2012
Syamsul Arifin